Dispora Kukar Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda
Pelatihan kewirausahaan pemuda yang dilaksanakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kutai Kartanegara
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTAI
KARTANEGARA-
Dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Kepemudaan dan
Olahraga (Dispora) Kukar menggelar pelatihan kewirausahaan pemuda, dan
pelatihan teknis pembuatan perahu fiber, di Kecamatan Muara Muntai.
Pelatihan tersebut dimulai sejak 8-12 Mei
2023, dengan menghadirkan narasumber dari tenaga ahli yang membidangi dalam hal
pembuatan perahu fiber.Peserta dalam pelatihan sebanyak 30 orang.
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni
mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan tersebut merupakan hasil dari
Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan pada 2022
lalu. Maka dari itu Dispora menggelar pelatihan tersebut agar menyasar tepat
sasaran, sesuai dengan kebutuhannya.
"Pelatihan pembuatan perahu dari fiber
itu murni dari usulan masyarakat di sana, kemudian kami mengalokasikan anggaran
agar bagaimana pemuda Kukar khususnya di Muara Muntai bisa berwirausaha secara
mandiri," kata Aji Ali Husni kepada Poskotakaltimnews, Kamis (11/5/2023)
Ia juga menyebutkan, pelatihan yang diberikan
tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah, kepada pemuda Kukar.
Sehingga para pemuda di Kukar memiliki skill atau keterampilan dan bisa membuka
usaha sendiri, membuka peluang lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat
untuk orang lain.
"Pelatihan pembuatan perahu fiber di
Muara Muntai baru pertama kali dilaksanakan, dan perahu fiber saat ini sedang
diminati oleh para nelayan di sana karena lebih ringan, tahan lama, dan lebih
murah," ucapnya
Menurutnya, pembuatan perahu dari bahan fiber
merupakan peluang bisnis yang perlu diambil oleh para pemuda Kukar. Karena di
bagian hulu sebagian besar wilayah perairan, dan potensi perikanannya juga
besar. Artinya masih banyak orang yang membutuhkan transportasi perahu.
"Dengan adanya pelatihan ini bisa
membuka peluang usaha bagi pemuda di Muara Muntai, jadi daerah sekitarnya jika
ingin memesan perahu tidak perlu jauh jauh, dan semoga pangsa pasar perahu
fiber bisa dikenal lebih luas," jelasnya
Dirinya berharap, kepada peserta pelatihan
harus bisa mengambil dan menerapkan ilmu yang diberikan, serta mendirikan usaha
agar memiliki pendapatan yang baik. Dan pemerintah desa juga dapat memberikan
ruang besar kepada mereka, untuk mendirikan atau memajukan usaha.
"Bisa membantu mereka dengan cara
bekerjasama dengan Bumdes, sehingga bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.(riz/adv)